banner 728x90

Mu’Allimin Muhammadiyah Pakan Sinayan Ikuti Akmi

Mu'Allimin Muhammadiyah Pakan Sinayan Ikuti Akmi
banner 728x90

Mu’Allimin Muhammadiyah Pakan Sinayan Kamang Agan Ikuti Akmi Tingkat Nasional


EXPOSE NET, Agam — Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah jenjang MI, MTs dan MA sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia.

BACA JUGA :  STT Muhammadiyah Cileungsi Terima Penghargaan Pengelola SPMI Terbaik Tahun 2022

Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia, disingkat AKMI adalah asesmen yang dilakukan pada siswa madrasah. Sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa. Pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter.

banner 325x300

Hasil asesmen dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.

BACA JUGA :  PDPM Kabupaten Bogor Pastikan Ketua PWPM Jabar Jadi Formatur Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVIII

Mu’allimin Muhammadiyah Pakan Sinayan Kamang Agam  terpilih untuk mengikuti  AKMI Tahun 2023 ini. Yang dikasanakan secara serentak di seluruh Indonesia yaitu pada tanggal  10-11 Oktober 2023 untuk tingkat Tsanawiyah. Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) ini diikuti  88  siswa.

Menurut Yasril Dt. Maka selaku unsur Pimpinan mengatakan di Mu’allimin ini ada 2 madrasah yang terpilih ikut AKMI ini yakni MTs dan MA. Dari  103 madrasah baik Negeri maupun Swasta. 16 Madrasah yang terpilih yaitu 6 MTs,  5 MA dan 5 MI.

BACA JUGA :  Ribuan orang ikuti Jalan Sehat Gebyar Muktamar Ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah serentak se-Jawa Tengah

“Begitu juga sasaran AKMI Tahun 2023 ini yang ditetapkan dari Pusat adalah adalah santri, kelas 8 (delapan)  dan kels 11 (sebelas)  dan kita di Mu’allimin ini melaksanakannya dengan komputer  semi online dengan pelaksanaan 2 sesi dengan 2 ruang labor komputer,” Ujar Dt.Maka

Begitu juga kita berharap melalui pelaksanaan AKMI 2023 , Mu’allimin Muhammadiyah ini dapat mengevaluasi dan memperbaiki  diri .

“Dimana letak kelemahan dan kekurangan kita selama ini.Dari sanalah kita berangkat untuk kemajuan madrasah dimasa yang akan datang ,” sambung Dt.Maka.

BACA JUGA :  Menko PMK: Literasi Keagamaan Lintas Budaya Dibutuhkan di Tengah Tantangan Ujaran Kebencian

Sementara dari keterangan kepala Madrasah dalam pelaksanaannya, siswa diuji melalui empat kategori ujian, yaitu uji dalam bidang literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial.

Keempat kategori ini yang diujikan pada siswa dengan diharapkan dapat menjadi metode penendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa.

BACA JUGA :  Stop Bully Terhadap Anak di Sekolah

Dengan literasi membaca adalah kemampuan menggunakan bahasa tulis yang dimanfaatkan untuk berpartisipasi di masyarakat dalam beragam konteks.

Literasi membaca merupakan seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan strategi untuk membangun makna teks.

Dengan literasi numerasi adalah kemampuan menganalisis dan memahami bacaan dengan menggunakan penalaran.

Literasi numerasi mengukur kemampuan berpikir kritis dalam memahami dan menganalisis isi bacaan dengan menggunakan penalaran melalui penerapan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika yang melibatkan angka atau simbol terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari

Dengan literasi sains membantu peserta didik membentuk pola pikir, perilaku, dan membangun karakter manusia untuk peduli dan bertanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat, dan alam semesta.

Literasi sains mencakup pemahaman tentang bagaimana pengetahuan tentang sains mengubah cara seseorang dalam berinteraksi dengan dunia dan bagaimana pengetahuan itu dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang lebih luas.

Dengan literasi sosial budaya merupakan kemampuan mengetahui, merespon, merefleksi, mengevaluasi, dan mencipta pengetahuan, rencana sikap, dan rencana tindakan yang terkait dengan komitmen kebangsaan, dengan konteks lokal, nasional maupun global.

Sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat dan berbudaya di era globalisasi.ujar Thasimin

Sementara menurut Nilanovita selaku operator Labor Komputer,” Hasil asesmen tersebut dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan peserta didik sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran. (Andri)


STEI Napala Laksanakan KKN 4 Desa Kabupaten Bogor

BACA JUGA :  Konflik di Pulau Kei Besar, Pasukan Yonarmed 1 Kostrad Gelorakan Perdamaian

Table of Contents

 

banner 728x90
Bagikan ini
banner 728x90

Home : Mu’Allimin Muhammadiyah Pakan Sinayan Ikuti Akmi

banner 451x150